WOWBEKASI.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, Hj. Lilis Nurlia, S.Pd.I., M.Pd., melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 bersama Komunitas Pemuda Gema Keadilan Kota Bekasi.
Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Gameel Akhlaq, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi. Kegiatan menjadi bagian dari upaya Lilis dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
Lilis menilai pemuda tidak hanya menjadi generasi penerus, tetapi juga merupakan bagian penting dalam pembangunan saat ini. Karena itu, keberadaan ruang yang memungkinkan pemuda berkumpul, berkarya, berinovasi, dan berkolaborasi perlu terus diperkuat.
“Pemuda bukan hanya generasi penerus, tetapi juga mitra pembangunan hari ini. Karena itu, ruang bagi pemuda untuk berkumpul, berkarya, berinovasi, dan berkolaborasi perlu terus diperkuat,” ujar Lilis, Sabtu (8/8/2026).
Dalam pertemuan bersama Komunitas Pemuda Gema Keadilan Kota Bekasi, sejumlah aspirasi turut disampaikan, salah satunya mengenai pentingnya penyediaan ruang kreatif pemuda yang inklusif, aman, dan produktif.
Menurut perempuan dari Komisi V DPRD Jawa Barat, ruang tersebut dapat menjadi wadah bagi pemuda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta berbagai kegiatan positif. Selain itu, keberadaan ruang kreatif juga dapat memperkuat kolaborasi antarkomunitas pemuda di Kota Bekasi.
Ia menilai pemuda perlu diberikan kesempatan lebih luas untuk terlibat dalam berbagai proses pembangunan. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga dapat berperan sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.
“Ruang berkumpul yang positif, wadah kreativitas dan prestasi, kolaborasi antarkomunitas, serta sinergi antara pemuda dan pemerintah harus terus kita dorong,” katanya.
Lilis juga menekankan pentingnya membangun ekosistem kepemudaan yang mampu mendorong anak muda menjadi lebih aktif, kreatif, mandiri, dan berdaya.
Untuk itu, ia berharap komunikasi antara komunitas pemuda dan pemerintah dapat terus diperkuat sehingga berbagai aspirasi yang berkembang di kalangan generasi muda dapat menjadi bahan dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
“Mari bersama menciptakan ekosistem yang membuat pemuda semakin aktif, kreatif, mandiri, dan berdaya untuk kemajuan Kota Bekasi,” pungkasnya. (ADHIKARYA PARLEMEN)
