WOWBEKASI.ID – Warga Kota Bekasi diimbau untuk lebih waspada saat membeli galon air mineral bermerek Le Minerale. Pasalnya, kasus pemalsuan galon Le Minerale dengan modus diisi air tanah terungkap di wilayah Kabupaten Bekasi. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa, pun memberikan tips mudah untuk mengenali perbedaan antara galon asli dan palsu.
1. Cek Label Kemasan
Menurut Kombes Mustofa, langkah pertama adalah memperhatikan label pada galon.
“Label galon asli biasanya berwarna cerah, jelas, dan rapi. Kalau yang palsu, warnanya pudar, terlihat usang, bahkan ada yang sudah sobek-sobek,” jelas Mustofa, Minggu (25/5/2025).
2. Perhatikan Tutup Segel Galon
Ciri paling mudah dikenali ada pada bagian tutup segel galon.
“Kalau galon asli Le Minerale, saat dimasukkan ke dispenser, pasti terdengar bunyi klik yang kencang,” ujar Mustofa.
Sebaliknya, galon palsu biasanya tidak ada bunyi atau hanya terdengar suara kecil karena segelnya bekas dan sudah pernah dibuka.
3. Hati-Hati Harga Murah
Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan harga galon yang jauh lebih murah dari harga resmi.
“Biasanya galon asli Le Minerale dijual di kisaran Rp18.000 sampai Rp19.000. Kalau ada yang nawarin di bawah itu, apalagi Rp15.000, patut curiga,” katanya.
4. Cek Keaslian di Warung atau Toko Terpercaya
Mustofa menyarankan warga untuk membeli galon Le Minerale hanya di toko atau agen resmi agar terjamin keasliannya.
“Kalau ragu, lebih baik tanya dulu ke penjual atau pastikan galon yang dibeli bukan bekas dan segelnya masih rapat,” tambahnya.
Bahaya Galon Palsu
Berdasarkan hasil uji laboratorium, air galon palsu tersebut mengandung bakteri berbahaya seperti coliform dan pseudomonas aeruginosa, yang dapat mengganggu kesehatan jika dikonsumsi terus-menerus.
Kapolres Metro Bekasi mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke pihak berwajib jika menemukan indikasi pemalsuan serupa di lingkungannya.
“Jangan ragu lapor kalau ada kecurigaan. Ini penting demi melindungi kesehatan masyarakat,” tegas Mustofa.






