Wildan Defulloh.
Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jl. K.H. Ahmad Dahlan, Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten
wdefulloh@gmail.com
Abstract
Communication is an important factor in a sports team, especially futsal, it affects the success and cohesiveness of the team. This research aims to study the importance of communication in futsal sports teams and how good communication between coaches and players can affect team performance in matches. The research methods used include direct observation of the futsal team, interviews with coaches and players, and desk research on the importance of communication in sports teams. The results showed that go7od communication in a futsal sports team is very important for a successful match. Factors that affect communication in a futsal team such as unclear intonation, voice volume or clearly conveyed messages must also be considered and resolved so that clear communication can continue without any obstacles.
Keywords: Communication, Sport, Futsal, Coach, Player, Success, Match.
Abstrak
Komunikasi merupakan faktor penting dalam sebuah tim olahraga khususnya futsal, hal ini mempengaruhi keberhasilan dan kekompakan tim. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pentingnya komunikasi dalam tim olahraga futsal dan bagaimana komunikasi yang baik antara pelatih dan pemain dapat mempengaruhi performa tim dalam pertandingan. Metode penelitian yang digunakan antara lain observasi langsung terhadap tim futsal, wawancara dengan pelatih dan pemain, serta desk riset tentang pentingnya komunikasi dalam tim olahraga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dalam sebuah tim olahraga futsal sangat penting untuk suksesnya pertandingan. Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi dalam tim futsal seperti intonasi yang tidak jelas, volume suara atau pesan yang tersampaikan dengan jelas juga harus diperhatikan dan diselesaikan agar komunikasi yang jelas dapat berlanjut tanpa ada kendala.
Kata Kunci : Komunikasi, Olahraga, Futsal, Pelatih, Pemain, Keberhasilan, Pertandingan.
Copyright (c) 2024 Wildan Defulloh
Email Address: wdefulloh@gmail.com (Jl. K.H. Ahmad Dahlan, Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten)
Pendahuluan
Komunikasi dalam berolahraga tentunya sangat dibutuhkan dalam sebuah tim atau kelompok agar bisa memberikan intruksi sesuai yang dibutuhkan serta sebagai dorongan lebih antara pelatih dan pemain. Olahraga memiliki aktivitas untuk melatih tubuh setiap individu serta menjaga kebugaran tubuh serta fikiran. Tidak hanya secara jasmani tetapi secara rohani dengan berkomunikasi secara langsung satu sama lain antar individu. Bidang olahraga yang dilakukan biasanya merupakan hobi yang digemari dari setiap individu tersebut.
Sebagai salah satu unsur yang berpengaruh dalam kehidupan manusia olahraga terutama futsal telah ikut berperan dalam mengharumkan nama daerah, bangsa maupun negara baik melalui kompetisi tingkat nasional dan internasonal. Olahraga Futsal salah satunya yang sangat menarik perhatian lebih, karena futsal mempunyai ciri khas yaitu cepat, dinamis serta setiap pemain dibutuhkan kekuatan, fisik dan fikiran tanggap karena bola yang dimainkan bergulir secara cepat dari kaki ke kaki. Pada permainan futsal perubahan situasi saat bermain dilapangan sangat cepat dan dibutuhkan kemampuan komunikasi langsung yang baik untuk membuat keputusan tepat dan benar dalam waktu yang telah ditentukan.
Perkembangan olahraga pada akhir-akhir ini semakin pesat, khususnya pada olahraga futsal dimana olahraga ini telah meluas ke seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. berdasarkan analisis dari latar belakang yang telah saya paparkan diatas tersebut maka saya menggunakan “Pentingnya Komunikasi di Dalam Sebuah Tim Olahraga Futsal” sebagai judul yang saya tentukan.
Komunikasi adalah hal yang sangat penting dalam sebuah tim olahraga terutama pada olahraga futsal. Karena selain mengandalkan fisik dan skill, komunikasi dalam permainan futsal sama pentingnya bagi kesuksesan sebuah tim. Dunia olahraga adalah contoh kecil dalam sebuah kehidupan yang di dalamnya ada unsur aktivitas sosial yang terjadi. Sebagai contoh, seorang pelatih futsal, seorang pelatih futsal tentu saja dituntut untuk dekat dengan pemainnya, karena pelatih dianggap sebagai orang tua selama pemain tersebut berlatih. Seorang pelatih tentu saja tahu karakteristik tiap-tiap anak didiknya itu, tidak terlepas dari aktivitas yang dilakukan layaknya seorang anak dengan orang tuanya di rumah. Interaksi tersebut bisa terjadi dalam sebuah pola komunikasi yang berkaitan dengan hasil yang diharapkan dari tiap-tiap praktisi olahraga, yakni keberhasilan latihan dan prestasi olahraga.
Komunikasi seorang pelatih tidak akan tercapai tujuannya apabila pelatih tidak dapat menyampaikan maksudnya dengan baik. Begitu juga dengan pemain, apabila komunikasi disampaikan pada saat kondisi tidak kondusif maka tujuannya tidak akan maksimal. Pelatih mengirimkan sebuah pesan, perintah atau pesan yang disampaikan kemudian dilakukan oleh pemain dengan seketika apabila tidak terdapat gangguan.
Problem komunikasi biasanya merupakan suatu gejala bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Problem komunikasi menunjukan adanya masalah yang lebih dalam, hambatan/atau gangguan komunikasi berasal dari pengirim (komunikator), transmisi dan penerima pesan.
Gangguan dapat berasal dari pelatih, dari pemain, maupun dari luar. Gangguan yang berasal dari pelatih seperti intonasi yang kurang jelas, besar kecilnya suara, maupun jelas atu tidaknya penyampaian pesan.
Gangguan dari pemain bisa saja berasal dari kondisi masing-masing pemain seperti lelah, kurang memperhatikan, maupun kurang memahami isi pesan dalam sebuah latihan yang nantinya menjadi faktor yang penting dalam sebuah keberhasilan dalam sebuah pertandingan. Latihan merupakan hal yang harus dilakukan dengan keseriusan, sehingga nantinya akan menghasilkan prestasi yang maksimal.
Komunikasi memiliki peranan penting selama proses berlatih, karena dengan adanya komunikasi yang baik seorang pelatih futsal dapat mengerti apa yang dibutuhkan pemainnya, begitupun sebaliknya pemain juga dapat mengerti apa yang diharapkan dari seorang pelatih untuk mencapai prestasi maksimal.
Metode Penelitian
Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang fokus pada perolehan pemahaman mendalam terhadap suatu fenomena. Pendekatan ini biasa digunakan dalam ilmu-ilmu sosial, ilmu kesehatan, dan humaniora. Metode ini menekankan pengumpulan data deskriptif, analisis mendalam, dan memahami konteks secara keseluruhan. Dalam penelitian kualitatif, peneliti sering menggunakan teknik seperti wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data. Pendekatan kualitatif memungkinkan peneliti untuk memahami kompleksitas dan konteks sosial dari suatu fenomena, serta memberikan wawasan tentang nilai-nilai pribadi, keyakinan, dan motivasi.
Metode kualitatif juga memungkinkan peneliti untuk menyelidiki dan menemukan makna dari data yang dikumpulkan. Metode penelitian kualitatif dengan demikian memberikan kontribusi yang berharga untuk memperkaya pemahaman kita tentang berbagai aspek kehidupan manusia.
Untuk mengkaji pentingnya komunikasi dalam tim olahraga futsal dapat digunakan metode penelitian kualitatif. Cara ini dapat dilakukan dengan mengamati langsung suatu tim futsal, melakukan wawancara dengan pelatih dan pemain, serta melakukan desk riset tentang pentingnya komunikasi dalam suatu olahraga tim. Data yang diperoleh dari penelitian ini dapat dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.
Metode penelitian yang dapat digunakan adalah metode kualitatif.
Langkah-langkahnya meliputi:
- Observasi langsung pada sebuah tim futsal.
- Wawancara dengan pelatih dan pemain untuk memahami peran dan pentingnya komunikasi dalam tim.
- Studi literatur mengenai pentingnya komunikasi dalam sebuah tim olahraga.
Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan pentingnya komunikasi dalam tim olahraga futsal. Komunikasi yang efektif antar pemain maupun dengan pelatih sangat berpengaruh terhadap performa seluruh tim dalam pertandingan. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa tim yang berkomunikasi dengan baik cenderung lebih baik dalam berkoordinasi di lapangan. Mereka dapat memberikan instruksi dan strategi yang jelas dan spesifik, sehingga memungkinkan mereka membuat keputusan yang lebih baik dalam situasi yang berubah dengan cepat. Lebih lanjut, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dalam tim olahraga futsal dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri pemain. Dengan komunikasi yang efektif, para pemain dapat saling mendukung dan memujisehingga meningkatkan minat dan semangat mereka terhadap permainan. Hal ini dapat memberikan dampak positif terhadap performa individu dan tim selama pertandingan.
Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa komunikasi yang baik dapat membantu menyelesaikan konflik antar pemain. Dengan memiliki saluran komunikasi yang terbuka dan efektif, pemain dapat dengan mudah menyelesaikan perbedaan pendapat atau permasalahan yang timbul dalam kelompok. Dengan demikian, akan tercipta suasana kerja yang harmonis dan solid sehingga berkontribusi terhadap performa yang lebih baik bagi seluruh tim dalam pertandingan futsal. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi dalam tim olahraga futsal. Komunikasi yang efektif dapat membantu meningkatkan koordinasi tim, motivasi, kepercayaan diri, dan resolusi konflik. Oleh karena itu, pemain dan pelatih harus mengutamakan pengembangan kemampuan komunikasi untuk mencapai performa optimal dalam pertandingan.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komunikasi merupakan unsur penting dalam sebuah tim olahraga futsal. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pentingnya komunikasi dalam tim olahraga futsal dan bagaimana komunikasi yang baik antara pelatih dan pemain dapat mempengaruhi performa tim dalam pertandingan. Metode penelitian yang digunakan antara lain observasi langsung terhadap tim futsal, wawancara dengan pelatih dan pemain, serta desk riset tentang pentingnya komunikasi dalam tim olahraga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang baik dalam sebuah tim olahraga futsal sangat penting untuk suksesnya pertandingan. Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi dalam tim futsal seperti intonasi, volume suara atau pesan yang tidak jelas yang disampaikan juga harus diperhatikan dan diselesaikan agar komunikasi yang jelas dapat terus berjalan tanpa menemui kendala. Oleh karena itu, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, kami dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya komunikasi dalam tim olahraga futsal dan menyajikan pemahaman tersebut kepada khalayak yang relevan.
Daftar Pustaka
- Nurudin, Budi. (2007). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
- Rakhmat, Jalaluddin. (1994). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Singarimbun, Masri, Sofian Effendi. (1982). Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES.
- Usman, Husaini, Dr. (2004). Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.
- Sativa, Dian. (2010). Skripsi: Pentingnya Komunikasi di Dalam Sebuah Tim Olahraga Futsal. Universitas Gadjah Mada.






